Mengembalikan Karakter Siswa Melalui Ekstra Pramuka

Kepramukaan adalah sebuah proses pendidikan di luar lingkungan sekolah dan di luar lingkungan keluarga. Sementara itu, gerakan pramuka adalah lembaga pendidikan yang sifatnya melengkapi dan memenuhi pendidikan untuk anak, remaja, dan pemuda di rumah dan di sekolah, dimana fungsi pendidikan ini belum dimiliki oleh lembaga pendidikan lainnya.

Kepramukaan mengajarkan peserta didiknya untuk menjadi sosok yang bertanggungjawab dan dapat dipercaya. Dewasa ini kita sering melihat begitu rendahnya rasa tanggung jawab generasi mudah, yang tampak dari kebiasaan mereka untuk tidak berpikir panjang, tidak berani berpendapat, bahkan berani berbohong untuk menghindar dari hukuman. Tentu sikap-sikap ini sangat buruk bagi perkembangan karakter bangsa kita.

Dengan pramuka, peserta didik akan diajarkan ketegasan dan keberanian untuk bertanggung jawab, serta dapat dipercaya dan diandalkan.

 

Namun karakter tersebut di masa pandemi COVID-19 terjadi penurunan yang sangat dratis, hal itu dikarenakan latihan pramuka dengan tatap muka tidak diperkenankan, bahkan ada yang dilarang keras karena memang untuk memutus mata rantai penyebaran virus yang hingga saat ini tak kunjung mereda. Dalam perkembangan saat ini virus corona sudah mulai kita kenal dan kita tahu bagaimana cara untuk menghindari virus tersebut.Kegiatan pramuka saat ini di SMP Negeri 2 yang dulu dilaksanakan secara daring kini lambat laun sudah dimulai masuk secara luring. 

dokumen pribadi

Adapun peserta kegiatan adalah semua peserta didik kelas VII. Kegiatan kepramukaan yang perdana ini dimulai hari Jumat, 14 Januari 2022. Peserta didik sangat senang dan antusias dalam mengikuti kegiatan ini, seperti yang disampaikan oleh salah satu peserta didik kelas VIIA, bahwa kegiatan hari ini sangat menyenangkan karena saya dapat pengetahuan baru tentang kepramukaan, selain itu juga diajak bermain sambil belajar oleh kakak dewan penggalang dan para pembina.

dokumen pribadi