Sejarah

SMP Negeri 2 Mertoyudan dibangun di atas tanah seluas 19.000 m2, pada tanggal 18 Juli 1984 yang disahkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Magelang. SMPN 2 Mertoyudan beralamatkan di Danurejo, Mertoyudan, Magelang.  Sekolah yang memiliki no. Statistik 201030810104 memiliki visi dan misi sebagai berikut :

VISI, MISI DAN TUJUAN SMPN 2 MERTOYUDAN

Visi : “Unggul dalam iptek, berwawasan lingkungan, berlandaskan iman dan taqwa”
Misi:
1. Memenuhi Standar Kompetensi Lulusan dengan merumuskan capaian akademik dan non akademik, serta peserta didik yang berkarakter.
2. Memenuhi Standar Isi dengan mengimplementasikan kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, materi pokok yang terwujud dalam silabus.
3. Menerapkan pembelajaran berbasis pemecahan masalah dan saintifik untuk mengembangkan potensi peserta didik secara optimal.
4. Meningkatkan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan melalui workshop, inhouse training, pendidikan dan pelatihan.
5. Memenuhi sarana dan prasarana yang memadai untuk mendukung proses pembelajaran dan layanan pendidikan.
6. Menerapkan manajemen berbasis sekolah yang handal.
7. Memenuhi Standar Pembiayaan dengan memberdayakan semua potensi yang dapat mendukung pembelajaran yang unggul.
8. Mengembangakan sistem penilaian yang dapat mengukur semua kemampuan peserta didik .
9. Menciptakan lingkungan dan budaya yang kondusif sehingga warga sekolah merasa aman dan nyaman di sekolah.
10. Melaksanakan rintisan menuju sekolah unggulan yang ditandai oleh keberhasilan pencapaian prestasi akademik dan non akademik, profesionalitas pendidik dan tenaga kependidikan, kultur sekolah yang kompak (team work) , dan karakter peserta didik yang kuat.
Tujuan:
1. Menghasilkan profil lulusan yang berkualitas.
2. Memiliki kurikulum yang berwawasan lingkungan, nasional, dan unggulan.
3. Melaksanakan pembelajaran yang berbasis pemecahan masalah dan saintifik.
4. Memiliki tenaga pendidik dan kependidikan yang memiliki kompetensi tinggi.
5. Memiliki sarana dan prasarana pendukung pembelajaran yang memadai.
6. Melaksanakan pengelolaan sekolah yang berbasis sistem manajemen mutu terpadu.
7. Pembiayaan sekolah yang beracuan standar.
8. Menggunakan sistem penilaian yang otentik.
9. Terjadi budaya iman, taqwa dan berwawasan lingkungan.
10. Mewujudkan profil sekolah unggulan dan kompetitif.